Breaking News

Suharsimi Arikunto Prosedur Penelitian

пятница 25 января admin 73
Suharsimi Arikunto Prosedur Penelitian Average ratng: 4,1/5 3019 votes

METODOLOGI PENELITIAN KUANTITATIF Oleh: Drs. Pendahuluan Meotodologi Penelitian kuantitatif dengan teknik statistiknya diakui mendominasi analisis penelitian sejak abad ke-18 sampai abad ini. Dengan semakin canggihnya teknologi komputer, berkembang teknik-teknik analisis statistik yang mendukung pengembangan penelitian kuantitatif. Metodologi penelitian kuantitatif statistik menjadi lebih bergengsi daripada metodologi penelitian kuantitatif.

Lebih-lebih bila diperhatikan pula pada sejumlah kenyataan bahwa ada sementara calon ilmuwan yang menggunakan metodologi kualitatif dengan alasan dan bukti ketidakmampuannya di dalam menggunakan teknik-teknik analisis statistik. Pada segi lain, karena bergengsinya metodologi penelitian kuantitatif dengan teknik-teknik statistiknya, banyak ilmuwan ataupun pakar ilmu yang tenggelam ke dalam teknik-teknik analisis yang canggih, sehingga melupakan kelemahan di damping keunggulan filsafat dan teori metodologi penelitian yang melandasinya. Secara garis besar, dapat dijelaskan bahwa metodologi penelitian kuantitatif mulai dengan menetapkan obyek studi yang spesifik, dieliminasikan dari totalitas atau konteks besarnya sehingga menjadi ekplisist atau jelas obyek studinya. Sesudah itu, baru disusun kerangka teori sesuai dengan obyek studi spesifiknya. Dari situ, dapat ditelorkan hipotesis atau problematik penelitian, instrumen pengumpulan data, teknik sampling serta teknik analisisnya.

Instrumen Penelitian Suharsimi Arikunto (2002:150). • Ditulis untuk memenuhi tugas mata kuliah metodologi penelitian dengan. • Metodologi Penelitian Arikunto PDF. BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Suharsimi arikunto mengatakan bahwa. • Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan. Stronghold crusader 2 free download chip. BUKU Arikunto Suharsimi. • Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan.

Selain itu juga dapat ditentukan rancangan metodologik lainnya seperti penetapan batas signifikansi, teknik-teknik penyesuaian jika ada kekurangan atau kekeliruan di dalam hal data, adminstrasi, analisis, dan semacamnya. Dengan kata lain, semua dirancang dan direncanakan secara matang sebelum peneliti terjun ke lapangan untuk melakukan kegiatan penelitiannya. Melakukan Penelitian Kuantitatif 1.

Persyaratan Penelitian a. Sistematis Dilaksanakan menurut pola tertentu dari yang paling sederhana sampai dengan yang kompleks sehingga tercapai tujuan secara efektif dan efisien.

Berencana Dilaksanakan dengan adanya unsur kesengajaan dan sebelum dilakukan penelitian, sudah dipikirkan langkah-langkah pelaksanaanya. Mengikuti Konsep Ilmiah Mulai dari awal sampai dengan akhir kegiatan, penelitian dilakukan dengan mengikuti cara-cara atau langkah-langkah yang sudah ditentukan, yaitu prinsip yang digunakan untuk memperoleh ilmu pengetahuan (taraf berpikir ilmiah oleh John Dewey di dalam reflective thinking) yang antara lain meliputi: 1) The felt need Penelitian dilakukan karena diawali oleh adanya kebutuhan atau tantangan untuk menyelesaikan suatu masalah. 2) The Problem Merumuskan masalah agar suatu masalah penelitian menjadi jelas batasan, kedudukan, dan alternatif cara untuk memecahkan masakah tersebut. Ifile cracked ipad. 3) The hypothesis Menetapkan hipotesis sebagai titik tolak mengadakan kegiatan pemecahan masalah. 4) Collection of data as evidence Mengumpulkan data untuk menguji hipotesis. 5) Concluding belief Menarik kesimpulan berdasarkan hasil pengolahan data dan dikembalikan kepada hipotesis yang sudah dirumuskan. 6) General value of the conclusion Menentukan kemungkinan untuk mengadakan generalisasi dari kesimpulan tersebut dan implikasinya di masa yang akan datang (Sutrisno Hadi di dalam Suharsimi Arikunto, 1998: 15).